Cantiknya Ngarai Sianok, Pahatan Tuhan di Bukittinggi

75 views

Sebagai salah satu provinsi utama di Indonesia, Sumatera Barat memang memiliki pengaruh cukup besar dalam hal wisata. Ada banyak sekali tempat wisata yang bisa dikunjungi di Sumatera Barat mulai air terjun, gunung hingga pantai.

Namun salah satu tempat terindah dan wajib kunjung adalah Ngarai Sianok. Lembah yang ada di perbatasan kota Bukittinggi ini bahkan mampu menarik siapapun untuk kembali ke sana.

Pada dasarnya Ngarai Sianok adalah lembah yang begitu curam alias jurang hingga menyentuh kedalaman 100 meter. Membentang sepanjang 15 kilometer dengan lebar 200 meter, tak berlebihan kalau Ngarai Sianok disebut sebagai patahan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Karena memang Ngarai Sianok menjadi bagian dari patahan alias sesar yang memisahkan dataran Sumatera jadi dua bagian alias patahan Semangko.

Sekedar informasi, sesar Semangko ini membentang dari Aceh hingga teluk Semangka di Lampung atau yang secara geografis dikenal sebagai pegunungan Bukit Barisan. Keberadaan sesar Semangko ini seolah menjadi bukti visual bahwa lempeng bumi (tektonik) memang bergerak di pulau Sumatera. Namun hasil dari fenomena alam itu adalah Ngarai Sianok yang begitu indah.

Ngarai Sianok Dinding Pemisah Bukittinggi-Gadang

Jika dilihat secara seksama, Ngarai Sianok memiliki dua dinding bukit yang menjulang tinggi dari dasar. Dinding ini sendiri juga sebagai pembatas alami yang memisahkan kota Bukittinggi dan Gadang. Selain itu, dinding itu juga sebagai penanda garis batas antara Ngarai Koto Gadang sampai Ngarai Sianok Enam Siu yang berakhir di Palupuh. Di bagian tengah dari Ngarai Sianok, ada sungai yang mengalir hingga samudera Hindia.

Sungai Sianok ini ternyata bisa diarungi dengan kano atau kayak mulai dari nagari Lambah sampai jorong Sitangkai di nagari Palupuh sana, selama 3,5 jam. Sebagai kawasan yang begitu rimbun, masih banyak sekali dijumpai berbagai tumbuhan langka seperti rafflesia alias bunga bangkai dan tanaman herbal. Selain itu pula, beraneka fauna dilindungi mulai monyet ekor panjang, siamang, rusa, babi hutan, macan tutul dan tapir bisa dijumpai.

Dengan udara yang begitu bersih dan sejuk, suasana di Ngarai Sianok sangatlah tenang dan damai. Turis yang mungkin sudah penat dengan keramaian Jam Gadang di pusat kota Bukittinggi, bisa menempuh perjalanan ke Ngarai Sianok yang sangatlah dekat. Pemandangan indah Sianok ini membuatnya menyabet The Best Tourism Object dalam ajang Padang Tourism Award 2007.

Menyantap Kuliner Lezat di Sianok

Anda yang mungkin malas menuju ke dasar Ngarai Sianok dan mengamati dinding curam yang ada, bisa menikmati Ngarai Sianok di Taman Panorama. Tak bisa dipungkiri memang kalau akhirnya Ngarai Sianok menjadi tempat terindah melihat matahari terbit dan terbenam di Sumatera Barat. Agar suasana wisata Anda makin sempurna, jangan pernah tinggalkan Ngarai Sianok tanpa mencicipi lezatnya Itiak Lado Mudo.

Itiak Lado Mudo sendiri adalah kuliner khas Bukittinggi yang bisa ditemukan dengan mudah di banyak restoran kawasan lembah Sianok. Dalam bahasa Indonesia, Itiak Lado Mudo adalah itik yang dimasak dengan bumbu gulai berwarna hijau. Warna hijau pada bumbu gulai ini berasal dari cabe hijau yang memang jadi ciri khas masyarakat Minang. Rasa daging itik yang luar biasa lembut adalah ciri khas dan bikin siapapun susah menolak.

Lantaran begitu mudah diakses dari pusat kota Bukittinggi, Ngarai Sianok selalu jadi tempat  tujuan wisata. Namun siapkan juga fisik yang prima agar Anda bisa memuaskan diri menikmati keindahan seluruh Sianok. Karena sangat indah itulah, Sianok dianggap sebagai pahatan terbaik karya Tuhan untuk bumi Indonesia.

Tags: #Cantiknya Ngarai Sianok #Pahatan Tuhan di Bukittinggi #tempat asyik dibukittinggi #tempat wisata dipadang #wisata di bukittinggi #wisata dipadang