Raja Ampat, Potongan Surga Yang Jatuh di Bumi Untuk Indonesia

33 views

Raja Ampat, Potongan Surga Yang Jatuh di Bumi Untuk IndonesiaTak ada yang salah menyebut jika Indonesia sebagai Zamrud Khatulistiwa. Keindahan alam yang terbentang dari Sabang sampai Merauke memang memanjakan mata dan membuat siapapun terpesona. Hampir setiap pulau di Indonesia memiliki pesona alam baik di daratan dan perairan yang sangat indah. Namun jika disuruh memilih, apakah wilayah terindah di Nusantara ini, maka kepulauan Raja Ampat adalah jawabannya.

Berlokasi di bagian barat bagian kepala burung Papua, kabupaten Raja Ampat merupakan bagian provinsi Papua Barat ini terdiri dari 610 pulau dengan empat terbesar yakni Waiego, Misool, Salawati dan Batanta. Nama Raja Ampat berdasarkan mitos seorang perempuan yang menemukan tujuh telur dengan empat di antaranya menetas jadi empat pangeran berkuasa di Waigeo, Salawati, Misool timur dan barat.

Untuk bisa mencapai Raja Ampat, sudah banyak maskapai yang melayani penerbangan dari Jawa, Bali atau Sulawesi menuju bandara Domine Eduard Osok di Sorong. Barulah perjalanan dilanjutkan menuju pelabuhan Sorong dan menyeberang ke ibukota Raja Ampat yakni Wasai. Dari ratusan pulau itu hanya 35 di antaranya yang berpenghuni. Raja Ampat ditemukan tidak sengaja oleh penyelam Belanda pada tahun 1990.

Raja Ampat Salah Satu Tempat Menyelam Terbaik di Dunia

Kalau Brasil boleh bangga memiliki Amazon yang memiliki spesies binatang darat terbanyak, maka pemilik binatang laut terbanyak adalah Raja Ampat. Tak heran kalau para penyelam menjuluki Raja Ampat sebagai hutan Amazon bawah laut. Di kepingan surga bumi ini, penyelam bisa menemukan aneka flora fauna langka bak perpustakaan hidup. Koleksi terumbu karang dan biota laut Raja Ampat bahkan disebut terlengkap dan paling beragam di bumi.

Sebagai surganya terumbu karang, ada beberapa kawasan di perairan Raja Ampat yang karang hidupnya bahkan mencapai 90% seperti selat Dampier di antara pulau Waigeo dan Batanta. Mayoritas terumbu karang di Raja Ampat memang berjenis karang tepi dengan kontur landai kendati ada juga tipe atol, gosong dan taka. Sementara untuk para penyelam, Raja Ampat jelas merupakan nirwana bagi mereka.

Beberapa diving spot populer adalah Manta Point, Mike’s Point, Sardine Reef dn Shark Point yang masing-masing punya kelebihannya sendiri. Bahkan di sekitar kepulauan Kaboei Bay Rock ada teluk yang di bawahnya terdapat terowongan batu karang. Di Kaboei pula, ditemukan goa-goa karang berisi kelelawar serta sisa-sisa tulang manusia. Kalau tidak bisa menyelam, turis bisa melakukan snorkeling di pulau Kofiau yang sangat fantastis.

Jutaan Pesona Raja Ampat Sulit Ditandingi

Sebagai taman nasional, jelas untuk berkunjung ke Raja Ampat sangat dibatasi. Kegiatan konservasi untuk melindungi biota laut terus dilakukan pemerintah Papua Barat. Hal ini yang membuat jumlah kunjungan ke Raja Ampat setiap harinya benar-benar dibatasi. Selain surganya penyelam, bentang alam Raja Ampat sebetulnya sangat spektakuler. Salah satu ikonnya adalah Wayag yang merupakan gugusan pulau karst yang sudah mendunia.

Dengan perairan berwarna degradasi biru kehijauan sangat jernih, melihat Wayag dari ketinggian seolah melihat surga. Tak kalah cantik dari Wayag, ada gugusan pulau Painemu yang juga begitu indah. Di bagian selatan Raja Ampat ada Misool yang menawarkan pemandangan mirip Wayag. Masih di pulau Misool, terdapat gua Telapak Tangan yang diyakini buatan manusia purba.

Daya tarik Misool di kalangan turis adalah keberadaan danau yang merupakan habitat ubur-ubur tak menyengat sehingga sangat aman. Kalau Anda ingin melihat burung Cendrawasih yang begitu langka, bisa berkunjung ke desa Sawinggrai di distrik Meos Mansar, Misool.

Tags: #pesonaindonesia #raja ampat #traveling kemana