Rinjani, Kecantikan Duniawi Yang Sulit Diucap Kata-Kata

27 views

Rinjani, Kecantikan Duniawi Yang Sulit Diucap Kata-KataSebagai negara yang dilalui cincin api Pasifik, menemukan gunung berapi di Indonesia bukanlah hal sulit. Bahkan dari Sabang hingga Merauke, Anda bisa menemukan ratusan gunung di Nusantara. Berbagai gunung berapi itu seolah bukti bahwa Tuhan sangatlah cinta dengan alam Indonesia. Namun jika boleh memilih apakah gunung yang wajib didaki oleh warga Indonesia sekali dalam hidup mereka, jawabannya adalah Rinjani.

Kokoh berdiri setinggi 3.726 meter di atas permukaan laut, gunung yang ada di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat ini adalah gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia. Pesona Rinjani bahkan membuat para pendaki datang tak cuma dari Nusantara tapi hingga seluruh pelosok Bumi. Setidaknya ada lima jalur pendakian Rinjani yang bisa dipilih yakni lewat Sembalun, Senaru, Timbanuh, Berik dan Torean.

Bentuk topografi Rinjani sendiri memang sangat mempesona. Di bagian barat kerucut Rinjani ada kaldera seluas 16,8 juta meter persegi yang adalah Segara Anak. Sementara di bagian selatan Segara Anak ada Segara Endut. Di timur kaldera bisa terlihat Gunung Barujari setinggi maksimal 2.376 meter di atas permukaan laut.

Segara Anak dan Sembalun, Surganya Rinjani

Masyarakat Jawa mungkin boleh bangga dengan gunung Semeru karena memiliki danau luar biasa cantik bernama Ranu Kumbolo. Namun Rinjani tak kalah dan memiliki surganya sendiri yaitu Segara Anak. Nama Segara Anak sendiri bermakna anak laut yang memang dikarenakan air danau ini berwarna kebiru-biruan seperti air laut. Dengan pepohonan yang rindang, pegunungan dan kilauan air danau, kecantikan Segara Anak sulit diucapkan.

Dibandingkan gunung-gunung lain di Indonesia, pendakian Rinjani memang begitu menguras tenaga karena sangat melelahkan dengan jalur trek fantastis. Bentang alam seperti hutan hujan pegunungan rendah, adang savana edelweis dan hutan hujan pegunungan tinggi harus dilewati untuk bisa mencapai puncak Rinjani. Namun betapa lelahnya kaki melangkah itu akan terbayarkan dengan kecantikan alam Rinjani.

Para pendaki bisa beristirahat sejenak sambil menikmati pemandian air panas alami yang tidak jauh dari Segara Anak. Keberadaan pemandian air panas alami ini karena keberadaan gunung Barujari di tengah-tengah Segara Anak yang masih aktif dan mengeluarkan kawah sulfur. Masih di kawasan Rinjani, ada goa Susu dan goa Payung Mas yang memiliki stalaktit menakjubkan.

Namun momen yang wajib dilakukan pendaki di Rinjani adalah menjadi saksi terbitnya matahari di Plawangan Sembalun. Keindahan matahari yang perlahan muncul menjadi bukti kalau Rinjani begitu memuja romantisme. Selain Segara Anak, Sembalun adalah magnet siapun untuk ke Rinjani. Anda bisa melihat padang rumput yang luar biasa luas dan langsung berbatasan dengan garis cakrawala di Sembalun ini. Sungguh mempesona.

Pesona Rinjani Bukan Hanya Alam Saja

Disebut-sebut sebagai gunung dengan tata letak terbaik di Asia Tenggara, pesona Rinjani bukan hanya pada bentang alamnya saja. Masyarakat lokal yang hidup di sekitar Rinjani juga menjadi daya tarik karena menawarkan kearifan lokal yang sangat luhur. Suku Sasak yang mendiami kawasan Rinjani adalah potret masyarakat yang meskipun zaman sudah modern, masih menjaga betul hubungan ekologi dan spiritual yang sangat tinggi.

Sebagai wujud rasa hormat dan terimakasih mereka pada Rinjani, semua rumah suku Sasak dan warga setempat menghadapi ke arah gunung super cantik ini. Setidaknya ada dua agama besar di sekitar Rinjani yakni pemeluk Hindu Lombok dan Islam Watu Telu. Kedua umat beragama itu sama-sama menganggap suci Segara Anak dan hidup berdampingan.

Tags: #gunung rinjani #pesona indonesia #plawangan sembalun #segara anak