Tanah Lot, Pesona Sunset Terbaik di Pulau Bali

35 views

Tanah Lot TempleSudah tak perlu dijelaskan lagi Bali adalah pulau terindah di Indonesia. Kecantikannya bahkan sudah tersohor di seantero dunia dan membuat banyak orang ingin ke Bali. Berbagai pantai yang membentang di seluruh pulau Bali adalah keindahan hakiki yang tak bisa tertandingi dengan apapun. Namun jika boleh memilih di manakah salah satu tempat yang tercantik di Bali, jawabannya adalah Tanah Lot.

Berada di desa Beraban, kecamatan Kediri, kabupaten Tabanan di Bali, Tanah Lot begitu mudah diakses baik oleh kendaraan roda empat atau roda dua. Sebagai wisata internasional, Tanah Lot dilengkapi fasilitas yang modern dan tentunya sangat lengkap supaya turis dari berbagai negara dan domestik bisa nyaman. Di Tanah Lot ada dua pura utama yakni pura Luhur Tanah Lot dan pura Batu Bolong.

Selain sebagai tempat wisata religi, tujuan para turis ke Tanah Lot adalah untuk melihat betapa sempurnanya matahari terbenam. Sunset di Tanah Lot dianggap yang tercantik di seluruh Bali karena memang cahaya merah keemasan alias golden sunset bisa terlihat menyinari saat sore hari. Lembayung ungu tampak menghiasi kedua pura utama menghasilkan sebuah keindahan yang begitu eksotis, romantis dan akan sulit terlupa.

Tanah Lot Dianggap Suci Oleh Warga Bali

Sebagai obyek wisata yang merupakan perpaduan batu karang, pura dan pantai, Tanah Lot juga menjadi tempat penting bagi umat Hindu Bali. Sekedar informasi, pura Luhur Tanah Lot awalnya bernama pura Pekendungan yang didirikan untuk memuja dewa-dewa lautan.  Sejarah menyebutkan kalau pura Tanah Lot didirikan oleh Danghyang Nirartha.

Nirartha diyakini sebagai seorang pemuka agama Hindu dari Jawa Timur. Karena kedatangannya ditolak Bendesa Beraben, penduduk asli Tanah Lot, Nirartha pun bersedia pergi tapi dia meminta izin untuk membangun pura. Menurut legenda, Nirartha memindahkan bongkahan batu karang ke tengah pantai dan membangun pura Luhur Tanah Lot. Dia juga meninggalkan selendang sebagai penjaga pura yang kemudian berwujud ular.

Hingga saat ini, mitos ular suci penjaga itu masih diyakini ada di Tanah Lot. Ular laut dengan ciri-ciri fisik pipih seperti ikan dan berwarna hitam dengan belang kuning itupun tetap ada berkeliaran di sekitar Tanah Lot. Terkesan dengan kesaktian Nirartha, Beraben dan warga desa pun memeluk agama Hindu dan menjaga kesucian Tanah Lot.

Saat ini cerita si ular penjaga itu bisa ditemukan di gua Ular Suci yang menyimpan ular-ular laut sang penjaga pura. Dan tepat di depan gua Ular Suci, ada gua Air Suci dengan mata air tawar yang disebut Tirta Pabersihan. Mata air ini disakralkan oleh umat Hindu dan dipakai untuk berbagai ritual keagamaan. Banyak masyarakat pertama kalau air Tirta Pabersihan ini berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Ada banyak ritual keagamaan di Tanah Lot seperti Piodalan alias hari jadi pura yang digelar setiap 210 hari sekali menurut kalender Saka, atau empat hari setelah Hari Raya Kuningan. Ritual lain yang digelar adalah Hari Suci Buda Cemeng Langkir, berdekatan dengan Hari Raya Galungan.

Mitos Tanah Lot Bikin Turis Penasaran

Ada sebuah mitos yang bikin banyak orang penasaran di Tanah Lot. Mitos itu adalah jika pasangan kekasih datang bersama ke Tanah Lot, maka asmara mereka tidak akan bertahan. Namun mitos itu tampaknya tidak dipedulikan karena Tanah Lot justru jadi lokasi favorit calon pengantin melangsungkan sesi foto pre-wedding. Tampaknya keindahan Tanah Lot membuat mitos itu berakhir sebagai kabar burung saja.

Tags: #Bali #jalan-jalankebali #susnset ditanah lot bali #wisata bali