Terpesona Madakaripura, Air Terjun Tertinggi di Tanah Jawa

39 views

Terpesona Madakaripura, Air Terjun Tertinggi di Tanah JawaJawa adalah salah satu pulau dengan banyak sekali panorama alam yang luar biasa. Anda bisa menemukan gunung-gunung yang begitu megah, pantai-pantai yang cantik dan air terjun memukau. Bicara soal air terjun, jelas nama Madakaripura tak akan bisa dilewatkan. Ya, jika Anda tidak tahu, Madakaripura adalah air terjun tertinggi pulau Jawa sekaligus tertinggi kedua di Indonesia dan hanya kalah dari air terjun Ponot di Toba Samosir.

Merupakan hulu sungai Lawean, Madakaripura memiliki tinggi mencapai 200 meter. Terletak di kabupaten Probolinggo, Madakaripura merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) karena letaknya di lereng Bromo. Untuk menuju Madakaripura sangatlah mudah yakni Anda tinggal menuju kecamatan Lumbang lalu desa Negororejo yang bisa diakses dari jalur Pasuruan-Probolinggo.

Madakaripura Adalah Tempat Terakhir Gajah Mada

Bukan cuma diliputi keindahan, Madakaripura juga menyimpan banyak sekali misteri dan mitos yang sudah diceritakan turun-temurun. Misteri yang paling dikenal adalah Madakaripura menjadi tempat terakhir Mahapatih kerajaan Majapahit, Gajah Mada di dunia ini. Legenda ini dimulai saat Gajah Mada membantai seluruh rombongan kerajaan Sunda Galuh termasuk perempuan yang dicintai raja Hayam Wuruk.

Kepercayaan yang sudah ternoda hingga titik paling hitam membuat kerajaan Sunda Galuh murka dan merupakan awal kemunduran Majapahit. Gajah Mada pun menjadi sasaran hujatan dan cacian hingga terusir dari Majapahit, tempat yang paling dia cintai dan perjuangkan. Diangkat oleh ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi, Gajah Mada sudah puluhan tahun mengabdi kepada Majapahit.

Dia bahkan mengeluarkan Sumpah Palapa yang berisi sumpahnya untuk tidak akan menikmati kemewahan sebelum seluruh Nusantara mengusung panji Majapahit. Namun kesalapahamannya itu membuat seluruh gilang-gemilang karier Gajah Mada terlupakan. Gajah Mada pun dihempaskan ke sebuah tempat terpencil dan jauh dari segala keindahan duniawi. Gajah Mada menyepi di tanah perdikan pemberian Majapahit di lereng Bromo.

Dalam kesendirian dan penyesalan tanpa ujung itu, Gajah Mada menenggelamkan diri dalam doa kepada Sang Pencipta. Malang, sang Mahapatih pun terlepas dari raganya hanya disaksikan oleh butiran-butiran air terjun dan jiwanya abadi menuju Nirwana. Tempat meninggalnya Gajah Mada ini pun dikenal sebagai Madakaripura yang bermakna tempat tinggal terakhir.

Sangat Indah, Madakaripura si Air Terjun Abadi

Terlepas dari berbagai mitosnya, Madakaripura tetap saja memiliki pesona yang tak terbantahkan. Untuk bisa mencapai Madakaripura, turis harus menggunakan sepatu atau sandal gunung yang kuat selama kurang lebih satu jam lamanya. Dengan debit air yang sangat melimpah dan tak pernah berkurang, Madakaripura pun akhirnya dijuluki sebagai air terjun abadi.

Jika diamati, Madakaripura ini memiliki bentuk seperti sebuah cerukan yang dikelilingi perbukitan. Tak heran kalau curahan air Madakaripura menetes pada seluruh bidang tebingnya seperti air hujan hingga membentuk air terjun lagi. Semakin cantik saat ada cahaya matahari yang menembus dan menciptakan pelangi begitu mempesona. Waktu terbaik untuk datang ke Madakaripura adalah sebelum sore hari supaya terhindar hujan.

Konon katanya di kawasan Madakaripura sebetulnya ada lima buah air terjun di mana tiga di antaranya bisa ditemukan sementara dua lainnya tersembunyi. Pada bagian tengah tebing di balik air terjun yang paling besar, ada rongga melintang horisontal yang diyakini masyarakat sebagai tempat di mana Gajah Mada bersemedi hingga akhir hayatnya. Dengan keindahan dan pesona airnya, Madakaripura jelas jadi tempat wajib untuk di kunjungi di Jawa Timur.

Tags: #air terjun #air terjun tertinggi dijawa #wisata